Rabu, 07 Mei 2014

UTS PENGELOLAAN LABORATORIUM

Nama : Putri Agustina Laura Simbolon
NIM    : A1C111037

1.      Jelaskan manajemen baku standar laboratorium yang ideal !!!
Jawab :
Laboratorium kimia / IPA harus dirancang dan dibangun dengan memenuhi kriteria  baku yang mempertimbangkan unsur kesehatan, keamanan, peraturan-peraturan yang bertujuan agar laboratorium dapat memberi manfaat secara optimal dengan mengeliminasi resiko secara minimal.
Dalam manajemen terkandung di dalamnya pengelolaan terhadap suatu objek. Jadi, manajemen laboratorium berarti objek yang akan dimanajemen adalah laboratorium tersebut yang secara rinci terdiri dari alat-alat dan bahan-bahan kimia, sarana / prasarana lab, dan proses pelaksanaan praktikum.
Berdasarkan keempat pendapat ahli, maka pendapat yang paling tepat tentang manajemen laboratorium adalah pendapat Terry yang terdiri dari perencanaan, pengorgani-sasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Secara jelas kita bahas satu persatu berikut ini.
1.      Perencanaan (Planning)
Dalam manajemen, perencanaan merupakan salah satu bagian yang sangat penting, karena perencanaan yang matang akan lebih memungkinkan tercapainya tujuan yang diharapkan. Perencanaan adalah proses penentuan tujuan atau sasaran yang hendak dicapai dan menetapkan cara dan sumber yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut seefisien dan seefektif mungkin.
Dalam setiap perencanaan selalu terdapat tiga kegiatan yang satu sama lain saling berhubungan. Ketiga kegiatan tersebut, yaitu : (1) perumusan tujuan yang ingin dicapai, (2) pemilihan program untuk mencapai tujuan, dan (3) identifikasi dan pengerahan sumber daya yang tersedia. Perencanaan dapat pula dianggap suatu seri dari langkah-langkah atau tahapan yang dapat diikuti secara sistematis.

2 . Pengorganisasian (Organizing)

Organisasi laboratorium adalah suatu sistem kerja sama dari kelompok orang, barang, atau unit tertentu tentang laboratorium untuk mencapai tujuan (Sudaryanto, 1998 : 5) Mengorganisasikan laboratorium berarti menyusun sekelompok orang / petugas dan sumber daya lain untuk melaksanakan suatu rencana atau program dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan cara yang berdaya guna terhadap laboratorium. Pengorgani-sasian laboratorium meliputi pengaturan dan pemeliharaan alat-alat dan bahan-bahan laboratorium, pengadaan alat-alat dan bahan-bahan, dan menjaga kedisiplinan dan kesela-matan laboratorium.

3.Pelaksanaan (Actuating)
Pelaksanaan merupakan salah satu fungsi manajemen yang sangat penting, karena tanpa pelaksanaan terhadap apa yang telah direncanakan dan diorganisasikan tidak akan pernah menjadi kenyataan.
Kegiatan laboratorium kimia / IPA diartikan sebagai kegiatan yang berkaitan dengan pengamatan atau percobaan yang menunjang kegiatan belajar-mengajar kimia / IPA. Untuk melaksanakan kegiatan laboratorium kimia / IPA perlu perencanaan secara sistematis agar dicapai tujuan pembelajaran secara optimal
4.Pengawasan (Controlling)
Pengawasan atau sering disebut pula supervisi ditentukan oleh apa yang telah dilakukan, yaitu evaluasi terhadap tindakan dan bila perlu menggunakan pengukuran koreksi sehingga tindakan tersebut sesuai dengan rencana (Terry, 1977 : 481). Proses pengawasan terdiri atas beberapa tindakan pokok, yaitu : (1) penentuan ukuran / pedoman baku sebagai pembanding / alat ukur untuk menjawab pertanyaan dari hasil pelaksanaan, (2) penilaian / pengukuran terhadap tugas yang sudah atau yang sedang dikerjakan, baik secara lisan maupun tertulis, atau pertemuan langsung dengan petugas, (3) perbandingan antara pelaksanaan pekerjaan dengan ukuran / pedoman yang telah ditetapkan untuk mengetahui penyimpangan / perbedaan yang terjadi dan perlu tidaknya perbaikan, (4) perbaikan terhadap penyimpangan yang terjadi agar pekerjaan sesuai dengan apa yang direncanakan.

2.      Buatlah rubrik penilaian praktikum secara umum !!!

Jawab :
NO
TAHAPAN
INDIKATOR PENILAIAN
SKOR
4
3
2
1
1
Persiapan
Mengebon zat dan alat, menimbang zat, mengencerkan/melarutkan zat.
Mengebon zat dan alat, menimbang zat, mengencerkan/melarutkan zat.
Hanya mengebon zat dan membuat larutan.
Hanya mengebon zat dengan memindahkan dari tempat yang besat ketempat yang kecil
Tidak mengebon zat dan alat, menimbang zat, mengencerkan/melarutkan zat.

Memahami teori dan prosedur dengan menjawab pre-test yang diberikan oleh asisten dosen dan jika tidak lulus pre-test maka mahasiswa tersebut tidak diperbolehkan mengikuti praktikum.
Memahami teori dan prosedur dengan menjawab pre-test yang diberikan oleh asisten dosen dan jika tidak lulus pre-test maka mahasiswa tersebut tidak diperbolehkan mengikuti praktikum.
Tidak memahami teori dilihat dari tidak lulus pre-test dan tidak ikut praktikum
Tidak memahami teori dilihat dari tidak lulus pre- test tetapi boleh ikut praktikum
Tidak memahami teori dan prosedur dengan menjawab pre-test yang diberikan oleh asisten dosen dan jika tidak lulus pre-test maka mahasiswa tersebut tidak diperbolehkan mengikuti praktikum

Keselamatan kerja (menggunakan masker , jas lab , kaos kaki , sepatu tertutup , sarung tangan dan rambut tidak digerai )
Menggunakan dengan lengkap keselamatan kerja sebelum dan sesudah praktikum
Menggunakan keselamatan kerja dengan lengkap hanya pada saat praktikum
Menggunakan keselamatan kerja tetapi tidak lengkap dan hanya pada saat praktikum 
Tidak menggunakan keselamatan kerja

Pelaksanaan
Praktikum dilakukan sesuai prosedur
Sesuai prosedur dengan alat & bahan lengkap
Sesuai prosedur tetapi alat & bahan tidak lengkap
Tidak sesuai dengan prosedur tetapi memodifikasi alat dan bahan karena keterbatasan sarana dan prasarana
Tidak sesuai prosedur tetapi mengganti dengan praktikum yang sejenis

Pengembangan sikap ilmiah
Praktikan mengamati, mengelompokkan, mencatat, mengukur dan menganalisis selama praktikum
Praktikan mengamati, mengelompokkan, mencatat, mengukur namun tidak menganalisis
Praktikan mengamati, mengelompokkan, mencatat, mengukur dan menganalisis selama praktikum
Praktikan hanya mengamati, mengukur dan mencatat namun tidak menganalisis

Pengadaan ujian post test yang bersifat hipotesis
Melakukan post test yang bersifat hipotesis dan rutin
Melakukan post test yang bersifat hipotesis dan tidak rutin
Melakukan post test namun tidak bersifat hipotesis tapi rutin
Melakukan post test namun tidak bersifat hipotesis dan jarang

Penyimpulan hasil praktikum
Praktikan memahami tujuan dan prosedur praktikum berdasarkan hasil analisis pribadi dan dapat menyimpulkan
Praktikan memahami tujuan dan prosedur praktikum bukan berdasarkan hasil analisis pribadi dan dapat menyimpulkan
Praktikan memahami tujuan dan prosedur praktikum namun  berdasarkan hasil analisis pribadi dan tidak dapat menyimpulkan
Praktikan memahami tujuan dan prosedur praktikum bukan berdasarkan hasil analisis pribadi dan tidak dapat menyimpulkan

Pelaporan
Praktikan mengumpulkan laporan sementara kepada asisten dosen
Mengumpulkan laporan sementara kepada asisten dosen secara rutin setelah melakukan praktikum
Praktikan terlambat mengumpul laporan sementara kepada asisten dosen
Laporan sementara yang dikumpulkan kepada asisten dosen hanya yang dikerjakan
Tidak mengumpulkan laporan sementara kepada asisten dosen setelah melakukan praktikum.

Membersihkan alat yang telah digunakan dan mengembalikan alat dan bahan yang telah digunakan.
Membersihkan alat yang telah digunakan dan mengembalikan alat dan bahan yang telah digunakan
Membersihkan seluruh alat yang telah digunakan tetapi tidak disimpanditempatnya
Alat yang telah digunakan disimpan dalam keadaan kotor
Tidak membersihkan alat yang telah digunakan dan tidak mengembalikan alat dan bahan yang telah di gunakann.

Kelompok piket menyusun alat dan bahan kelemari penyimpanan.
Kelompok piket menyusun alat dan bahan ke lemari penyimpanan secara rutin setiap praktikumnya.
Kelompok piket hanya menyimpan sebagian alat dan bahan yang telah digunakan
Alat yang disimpan kelemari dalam keadaan kotor
Kelompok piket tidak menyusun alat dan bahan ke lemari penyimpanan secara rutin setiap praktikumnya
KETERANGAN:
SKOR: 1 = KURANG; 2 = CUKUP; 3 = BAIK; 4 = SANGAT BAIK

3.  Buatlah desain lab yang inovatif utk pembelajaran pada jenjang sekolah menengah atas!
keterangan :
A
Ruangan Administrasi dan Persiapan Alat dan Bahan

A1
Meja Kepala Laboratorium







A2
Lemari Buku 1















A3
Lemari Buku 2















B
Ruang Penyimpanan Alat dan Bahan


B1
Meja Persiapan Alat












B2
Meja Tempat Komputer










B3
Lemari Penyimpanan Alat dan Bahan


C
Ruang Pelaksanaan Praktikum






D
Meja Tempat alat peraga 






E
Lemari Penyimpanan Alat dan Bahan


F
Meja Tempat Westafel











G
Meja Guru Instruktur












H
Lemari Asam

















I
Meja Praktek Siswa













J
Papan Tulis


















1
Pintu Masuk

















2
Pintu Keluar


















3
Pintu Ruang Administrasi









4
Pintu Ruang Penyimpanan Alat
4..      Buatlah rubrik penilaian untuk jurnal dan laporan praktikum!
NO
TAHAPAN PENILAIAN
SKOR
JURNAL
1
Judul Percobaan
Ditulis dengan kaidah  EYD yang benar sesuai dengan penuntun
1
2
Hari / Tanggal
memuat hari / tanggal kapan percobaan dipraktikumkan
1
3
Tujuan Percobaan
Memuat tujuan percobaan yang sesuai dengan penuntun dan praktikan dapat menambahkan tujuan praktikum setelah dianalisis sesuai dengan prosedur kerjanya
3
4
Landasan Teori
Berisi tentang teori – teori yang relevan dengan judul dan tujuan percobaan .
Disertai dengan sumber yang ditandai dengan pengutipan sumbernya .
menampilkan gambar , grafik dan rumus – rumus yang dapat menunjang percobaan .

25
5
Alat dan Bahan
Berisi alat – alat dan bahan – bahan yang akan digunakan selama praktikum .
dimuat dengan cara mengklasifikasikan alat dan bahannya sesuai penomoran

5
6
Prosedur  Kerja
Ditulis dengan lengkap dengan alur kerja yang jelas dan menggunakan kalimat perintah berawalan – di .

5
LAPORAN
7
Data Pengamatan
Dibuat dalam bentuk tabel dan berisi data percobaan dari awal percobaan sampai akhir .
Apabila ada reaksi maka dicantumkan di data pengamatan

10
8
Pembahasan
Menuliskan sistematika percobaan dan menuliskan hal – hal yang dianggap penting seperti perubahan warna , suhu , dll
Memuat tentang pengembangan hubungan sebab akibat tentang percobaan tersebut .
Menuliskan hasil perhitungan yang didapat dari data pengamatan

25
9
Diskusi
Memuat tentang perbandingan antara hasil pengamatan dan beberapa teori yang ada
Menganalisis penyebab  kesamaan dan perbedaan antara teori dan hasil percobaan .

10
10
Pertanyaan Pasca Praktik
Menjawab semua pertanyaan yang ada dipenuntun yang ditugaskan oleh asdos

5
11
Kesimpulan
Menyimpukan hasil percobaan sesuai dengan tujuan percobaan .

5
12
Daftar Pustaka
Menuliskan daftar pustaka dengan cara yang baik dan benar .
5
TOTAL SKOR
100
5.       Mengapa pentingnya manajemen lab dalam kaitannya dengan kurikulum 2013! (kata kunci :   produktif, inovatif dan kreatif) !!!
 Jawab :
Laboratorium merupakan sumber belajar yang efektif untuk mencapai kompetensi yang diharapkan bagi siswa. Untuk meningkatkan efesiensi dan efektifitas, laboratorium harus dikelola dan dimanfaatkan  dengan baik. Sebagus  dan selengkap  apapun suatu laboratorium tidak akan berarti apa-apa bila tidak ditunjang oleh manajemen yang baik. Oleh karena itu, untuk mengoptimalkan fungsi laboratorium perlu dikelola secara baik untuk kelancaran proses belajar mengajar. Mengingat semua mata pelajaran diajarkan dengan pendekatan scientific melalui mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengomunikasikan, maka untuk mata pelajaran IPA fungsi laboratorium (lab) sekolah mempunyai peranan sangat penting.Sarana ruang, peralatan serta bahan, pengelolaan dan tenaga laboratorium (laboran) adalah komponen yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya.
kurikulum 2013 erat kaitannya dengan proses pelaksanaan yang berlandaskan dengan scientific methods ( metode ilmiah ) . Proses dalam menjalani tahapan tahapan ilmiah itu dapat difasilitasi dengan sarana dan prasarana yang ada dilaboratorium . Praktkum menjadi wahana belajar metode ilmiah . Manajemen laboratorium yang baik  akan mendukung  tercapainya sasaran kurikulum 2013 yaitu menghasilkan siswa yang produktif , inovatif dan kreatif .
6.   Jelaskan perbedaan yang mendasar pada laboratorium jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah pertama!
Jawab :
Menurut saya perbedaan mendasar antara laboratorim SD dan SMP terletak pada cara mendesain ruangan laboratorium dan juga pada praktikum . Pada laboratorium sekolah dasar ruangan didesain se simpel mungkin dan alat alat praktikum berada dalam ruangan khusus sehingga hanya guru pendamping yang bisa mengunjunginya  dan juga pada saat praktikum , praktikan selalu didampingi oleh guru pendamping untuk demonstrasi . Alat dan bahan yang digunakan dalam praktikim juga tidak terlalu berbahaya seperti gambar , peta , globe , dan alat peraga lainnya .
Sedangkan laboratorium SMP , alat dan bahan tetap berada dalam ruangan khusus tetatp siswa memiliki akses untuk tetap masuk keruangan tersebut .
Siswa juga lebih mandiri untuk melakukan praktikum tetapi tetap berada dalam pengawasan guru . Selain itu ruangan dalam laboratorium lebih banyak .


Tidak ada komentar:

Posting Komentar